Inilah 5 Kesalahan Yang Sering Dilakukan Waktu Cover Lagu di Instagram!

Share

5 Kesalahan Yang Sering Dilakukan Waktu Cover Lagu di Instagram!

Jagoan cover Instagram balik lagi di artikel Mousaik kali ini! Kalau kemarin mereka udah kasih tau tentang tips-tips apa aja yang harus dilakukan kalau mau cover lagu di Instagram, kali ini mereka akan ngasih tau kesalahan-kesalahan yang sering dibuat sama orang-orang yang cover lagu di Instagram, nih! Kira-kira apa aja ya?

“Salah Pilih Part!” Vanessa Victoria Saputra (@vsvanessavs)


Dengan durasi yang cuma satu menit, kita harus buat video cover yang unik dan yang bagiannya adalah bagian favorit semua orang, lho! Kalau menurut Vanessa, pemilihan bagian lagu yang dicover itu harus disiapkan matang-matang!

“Kalau di Instagram kan durasi video cuma satu menit, biasanya orang sering salah pilih part atau bagian lagu yang dicover. Misalnya yang bagus di bagian reff, tapi covernya malah bagian versenya, atau kelebihan berapa detik, kayak waktu itu aku cover jadinya nyesek banget kepotong ujungnya,” kata Nessa.

“Gitar Atau Iringannya Fals” Aryasaji (@aryasaji)


Kadang sangking lagi pengennya cover lagu kita suka buru-buru nih nyari instrumental di YouTube atau cari chord iringan gitar di Google tanpa ngecek nada dasarnya, apakah ketinggian atau kerendahan, atau chordnya ternyata fals dan nggak cocok, akhirnya hasil cover kita jadi nggak enak didengar.

“Aku agak terganggu sama suara gitar fals, lebih dari suara orang fals. I mean, gitar bisa distem, stem lah dulu,” kata Arya.

“Kualitas Audio & Video Yang Kurang” Christian Ama (@amatoge)


Mungkin banyak dari kita yang sering banget rekam video cover cuma buat iseng sama teman-teman, akhirnya cuma rekam pakai handphone seadanya dengan rekaman audio dan gambar yang nggak maksimal, karya yang mungkin sebenarnya bagus jadi sia-sia deh dishare ke Instagram.

“Kesalahan yang paling sering sih biasanya kualitas audio dan videonya kurang bagus. Kalau aku biasanya pakai banyak alat yang udah simple banget sih, tapi sebenernya pakai handphon sama headset juga boleh, lho, asal nggak pecah aja audionya,” kata Ama.

Baca Juga:

“Panjat Sosial Banget!” Jonathan Roganda (@jorog)

Ada banyak cara untuk nambah followers di media sosial kita, salah satu cara cepatnya adalah ‘Panjat Sosial’! Terkadang karena udah mulai nambah followers mungkin kita jadi nggak sengaja atau secara sengaja tiba-tiba ngajak creator yang udah hits buat kolaborasi sama kita, nah, halus banget nih cara ‘Panjat Sosial’-nya! Tapi ternyata cara kayak gitu bisa dianggap gak sopan juga, lho, jadi kalau mau ajak kolaborasi mungkin bisa ajak kenalan dulu, jangan tiba-tiba ajak collab, ya!

“Panjat sosial tapi terlalu keliatan! Boleh panjat sosial, tapi kalau bisa temenan dulu, jangan tiba-tiba ‘Weh! Yuk collab!’ gitu. Gue pernah minta gitu, dan gue pernah dimintain juga, hasilnya sama, orang yang gue minta risih, dan gue juga risih kadang-kadang,” kata Jonathan.

 “Main Post IG Nggak Milih Cover!” Yehezkiel (@kiellrp):

Udah selesai rekam video, audionya udah bagus, videonya udah diedit sedemikian rupa supaya kekinian, tapi waktu dishare ke Instagram nggak dipilih dulu covernya. Pemilihan cover postingan Instagram penting, lho! Jadi kalau orang lain mungkin ngeliat video cover kita di explore atau discover Instagram mereka, mereka mungkin jadi tertarik dan buka video kita!

“Kesalahannya tuh suka post main post aja, nggak milih cover buat IG-nya dulu,” kata Kiel.

Nah, kalau udah gini nggak mungkin lagi kan salah-salah kalau mau cover lagu di Instagram? Kalau udah cover lagu, jangan lupa pakai hashtag #Coversaik, ya!

By Analuna Manullang

Mau terus Update perkembangan Musik Indonesia terkini?

Yuk, Gabung ke Komunitas Mousaik! Daftarkan diri kamu dibawah ini.
Jangan lupa juga untuk ikuti Mousaik di Media Sosial untuk mengikuti terus perkembangan musik Di Indonesia! 
Facebook   :  facebook.com/mousaik.id/
Instagram :  instagram.com/mousaik/
Youtube    :  youtube.com/Mousaik
Line            : @Mousaik

Music Video:

Share