Nostalgia Ala Anak Muda di Album Detik Waktu: Perjalanan Karya Cipta Candra Darusman

Share

Candra Darusman

Kalau di tahun 2016 kemarin musisi-musisi muda Indonesia udah membuat aransemen lagu-lagu dari film musikal Tiga Dara yang hits setelah di produksi tahun 1956, sekarang ,musisi-musisi muda Indonesia lagi-lagi mengapresiasi musik lawas Indonesia, kali ini adalah karya-karya yang diciptakan oleh Candra Darusman, musisi senior Indonesia yang aktif berkarya sejak tahun 1978 hingga sekarang.

Dirilis awal tahun 2018, baru-baru ini, album yang dirilis dibawah label Signature Music Indonesia & demajors ini berisikan 14 lagu karya Candra Darusman yang diaransemen ulang dan dinyanyikan oleh musisi-musisi muda tanah air, ada pula dua lagu yang dinyanyikan oleh Candra Darusman sendiri.

“Awalnya, berbunga canda di balik segarnya tawa kau datang bersama senja ketika hati mulai memerah” Betapa bahagianya menjadi bagian dari Album Detik Waktu; Perjalanan Karya Cipta Candra Darusman.  Di album ini saya menyanyikan kembali lagu dari @officialcandradarusman “Perkenalan Perdana” yang dibuat awal tahun 1982, dengan syair puitis yang ditulis oleh Emma Madjid. Kembali bekerjasama dengan @geraldsitumorang sebagai produser dan penata musik serta musisi @yosephsitompul @jessimates @odipurba dan penata suara Eko Sulistiyo. Setiap proses hingga hasil akhirnya membuat saya kembali bersyukur atas musik yang melagu di ruang, waktu dan perjalanan saya. Terima kasih @officialcandradarusman @panji1112 @asmorojati dan semua yang terlibat dalam album ini dan selamat atas rilisnya album Detik Waktu “Perjalanan Karya Cipta Candra Darusman.” Selamat mendengarkan! Selamat Hari Musik Nasional! #harimusiknasional

A post shared by Monita Tahalea (@monitatahalea) on

Salah satu musisi Indonesia yang terkenal dengan karyanya yang berjudul ‘Hai’, Monita Tahalea, bersama gitaris muda Indonesia yang juga adalah gitaris dari band Barasuara, Gerald Situmorang, menjadi dua sosok anak muda yang menjadi bagian dari album ini. Monita pun menyanyikan lagu dengan judul ‘Perkenalan Perdana’ yang dibuat di awal tahun 1982 oleh Candra dengan syair yang ditulis oleh Emma Madjid, dalam album ini pun Gerald Situmorang yang akrab dipanggil Gesit berkarya sebagai produser dan penata musik.

Ada juga Adikara Fardy, musisi pendatang baru yang menyanyikan lagu berjudul ‘Detik Waktu’. Di postingan Instagramnya pun Adikara juga menyatakan rasa senangnya bisa ikut menjadi bagian dari pengerjaan album ini, dan juga bersyukur karena di umurnya yang masih muda dirinya sudah bisa bekerjasama dengan banyak orang hebat.

Finally! ‘Detik Waktu’ is out on every digital platform! It such an honour to be involved in a project like this! And considering how young i am, i am so grateful that i get to collaborate on an album that means so much and has a lot of history in it. . There are many incredible people of work on this album, there’s, . @addiems999 @adikaraf @afgansyah.reza @andienaisyah @barrylikumahuwa @officialcandradarusman @danilla @eg_erwingutawa @farizrm.official @geraldsitumorang @glennfredly309 @maliqmusic @marcellsiahaans @mondogascaro @monitatahalea @nikitadompas @oncemekelofficial @sammysimorangkir @missmajid @shiliandadi @srihanuraga @tohpati @wsatcc @ywpiano @official5romeo . Thank you @officialcandradarusman @panji1112 @ebby_adjid @eg_erwingutawa for trusting me and believing in me to sing this beautiful song called ‘Detik Waktu’ on this album, i am thanking you guys from the bottom of my heart. . Let this album be remembered by time to time, from generation to generation! // Download the album on iTunes or you can simply stream it on Apple Music, Spotify, Deezer, etc.

A post shared by Adikara Fardy (@adikaraf) on

Selain itu ada juga salah satu band kesukaan kita semua, White Shoes and The Couples Company yang berkolaborasi dengan Mondo Gascaro dalam lagu ‘Indahnya Sepi’ yang ‘rame’ banget dan seru untuk dimainkan waktu lagi ngumpul sama teman-teman!

Tidak hanya sampai disitu, karena ada lagi musisi yang berkolaborasi, yaitu Marcel SIahaan, Once Mekel, dan Sammy Simorangkir yang bergabung menjadi trio dalam lagu ‘Pemuda’ yang mungkin sering kita dengar dengan lirik ‘Bersatulah semua, seperti dahulu, lihatlah ke muka, keinginan luhur, kan terjangkau semua’.

Baca Juga: Musim Hujan Akan Usai, Maliq & D’Essentials Datang Dengan “Musim Bunga”

Ada juga Andien dalam lagu ‘Senantiasa’, Glenn Fredly dalam lagu ‘Kau’, MALIQ & D’essentials dalam lagu ‘Lautan Kenangan’, Sheila Majid dalam ‘Hanya Membekas Kini’ , Afgan dalam ‘Kekagumanku’, 5Romeo dalam ‘Ceria’, Danilla Riyadi dalam ‘Masa ke Masa’, dan dua penyanyi muda baru asal Malaysia dan penyanyi asal Indonesia yang menetap di Singapura yaitu ShiLi dan Adi di lagu ‘Rintangan’.

Untuk selengkapnya, kamu bisa mendengar seluruh karya Candra Darusman dibawah ini. 😀

Semoga apresiasi-apresiasi seperti ini akan terus kita dengar dari para musisi muda Indonesia agar tetap ingat dengan budaya-budaya musik yang bertumbuh di Indonesia, ya! Kira-kira lagu apa yang paling kamu suka dari album ini?

By Analuna Manullang

Mau terus Update perkembangan Musik Indonesia terkini?

Yuk, Gabung ke Komunitas Mousaik! Daftarkan diri kamu dibawah ini.
Jangan lupa juga untuk ikuti Mousaik di Media Sosial untuk mengikuti terus perkembangan musik Di Indonesia! 
Facebook   :  facebook.com/mousaik.id/
Instagram :  instagram.com/mousaik/
Youtube    :  youtube.com/Mousaik
Line            : @Mousaik

Music Video:

Share