Band Saptarasa Buat Dangdut Jadi Beda Rasa

Share

Kalau sebagian masyarakat Indonesia khususnya anak millenial menganggap kalau musik dangdut itu terkesan dipandang sebelah mata. Tapi band Saptarasa bisa membuat dangdut jadi berbeda rasa!

Band kuintet asal Bogor ini menamakan genre yang mereka bawa adalah Experimental Dangdut & Psychedelic Folk. Mereka mengambil akar musik folk, psychedelic, blues dan rock’n’roll yang dibalut dalam sebuah nuansa dangdut eksperimental.

Kuintet asal Bogor yang dihuni oleh Dewo Iskandar, Alexander Bramono, Erick Tegar, Ayu Novianti, Gemawan “Ajo” Geri menjadikan lagu “Pathetic Fairytale” sebagai single andalannya untuk memperkenalkan musik mereka ke pendengar musik.

Langsung dengerin aja lagu andalannya mereka dibawah ini! 😀

Gimana menurut kamu sama lagunya? Band Saptarasa juga udah merilis EP(Extended Play)/Mini Album perdana ‘Anti-Sceptist’ secara digital melalui Amplop Records. EP ini sudah resmi rilis pada tanggal 28 April 2017 yang lalu.

“Untuk Proses penggarapan EP sendiri dimulai sekitar pertengahan tahun 2016 lalu dimana garis besar dari musiknya sendiri sudah ada, gue hanya tinggal memasukkan unsur unsur yang sesuai karakter gue sendiri dan teman teman yang lain.”

“Bahkan gak hanya folk dan psychedelic, EP ini juga disusupi unsur Rock, Blues, dan sedikit unsur klasik dari Ayu, keyboardist kita” cetus Gemawan “Ajo” Geri, sang perkusionis.

“Kami memilih untuk merilis EP dahulu agar publik bisa mengenal musik kami lebih cepat, karena kami percaya bahwa ide memiliki momennya masing masing” ujar Erick, gitaris.

Saptarasa

EP yang berisi 5 track ini, telah dirilis dalam bentuk kaset secara limited edition oleh Nastard Records dan nantinya juga akan dirilis dalam bentuk CD oleh Paviliun Records.

Berbarengan sama rilisnya EP ini, tanggal 30 april yang lalu, Saptarasa juga sukses menggelar showcase perdana mereka yang diramaikan oleh beberapa musisi seperti 90 Horse Power, Tanya Ditaputri, Life Cicla dan AreYouAlone? di Paviliun 28.

Kenapa Judul Albumnya ‘Anti-sceptist’?

Dewo, sang vokalis, cerita sedikit ”Kenapa namanya ‘Anti-sceptist’? Karena kita mau mengingatkan bahwa jangan pernah bersikap skeptis terhadap mimpi sendiri. Gue masih ingat kata Bokap (Joni Iskandar ‘OM PMR’), ‘adakanlah yang tidak ada, karna yang gak ada itu ada’. Maksudnya, buatlah karya yang unik dan orisinil.”

Kalau kamu mendengarkan keseluruhan di beberapa digital streaming seperti Spotify, iTunes, Deezer, Google Play dan masih banyak lagi. Kamu bisa juga bisa langsung mendengarkannya dibawah ini.

Play “Anti-Sceptic” Album By Saptarasa On Deezer

Play “Anti-Sceptic” Album By Saptarasa On Spotify

Play “Anti-Sceptic” Album By Saptarasa On iTunes

 

Baca Juga Yuk: Mondo Gascaro Membuat Tribute Kota Jakarta Lewat Video Musik “Dan Bila”

Mondo Gascaro Membuat Tribute Kota Jakarta Lewat Video Musik "Dan Bila"

 

Mau terus Update perkembangan Musik Indonesia terkini?

Yuk, Gabung ke Komunitas Mousaik! Daftarkan diri kamu dibawah ini.
Jangan lupa juga untuk ikuti Mousaik di Media Sosial untuk mengikuti terus perkembangan musik Di Indonesia! 
Facebook   :  facebook.com/mousaik.id/
Instagram :  instagram.com/mousaik/
Youtube    :  youtube.com/Mousaik
Line            : @Mousaik

Music Video:

Share