Apa Aja Sih Makna Di Balik 11 Lagu Rendy Pandugo Yang Ada Di Album ‘The Journey’?

Share

 

Apa Aja Sih Makna Di Balik 11 Lagu Rendy Pandugo Yang Ada Di Album 'The Journey'?

Awal Agustus 2017 lalu kayaknya jadi salah satu momen yang bahagia untuk penyanyi pendatang baru, Rendy Pandugo. Karena akhirnya dia merilis Album penuh pertamanya. Dibawah naungan label Sony Music Indonesia, Rendy Pandugo memberi Albumnya dengan gelar The Journey.

“Isi album ceritanya tentang jadi tuh rangkuman nada-nada yang gua simpen selama 5 tahun. Karena gua berhenti nulis di 2010, terus baru nulis lagi di 2015. Itu isi-isinya,”

Nah karena alasan itulah kenapa album perdananya diberi nama The Journey. Karena album tersebut adalah rangkuman perjalanannya selama 5 tahun kebelakang.

Sebanyak 11 lagu tersimpan di dalam Album The Journey dimana semuanya menggunakan bahasa Inggris. Penasaran apa arti dibalik lagu-lagu dalam albumnya Rendy Pandugo? Yuk lihat satu per satu dibawah ini:

1. Float In The Sky

Yang pertama ada lagu Float In The Sky. Dijadikan untuk track pembuka, lagu ini tampil dinamis dengan unsur country america, Di lagu ini Rendy juga menggunakan dan memainkan alat musik Banjo buat menambah nuansa semangat untuk mulai mendengar keseluruhan Album The Journey.

Kalau kata Rendy, Lagu ini seperti sebuah anthem song baginya, yang menceritakan gimana perjalanan spiritual dalam hidupnya dan bagaimana mensyukuri hidup saat ini.

2. Silver Rain

Selanjutnya ada Silver Rain yang dipilih Rendy Pandugo untuk di tempatkan pada track kedua. Lagu ini menjadi singlenya yang kedua dan udah dirilis dalam video klipnya pada akhir juli lalu.

Kata Rendy Pandugo, lagu ini menceritakan cinta monyet, dimana ada seseorang yang jatuh cinta pertama kali saat berumur 10 tahun. Lalu, saat 20 tahun kemudian mereka bertemu, ternyata rasa cinta itu masih ada!

Di Lagu ini Rendy juga dibantu dengan musisi Swedia yaitu Cage dan Oneye saat sesi workshop di The Kennel Studio, Swedia pada Februari 2016 lalu.

3. I Don’t Care

Akhirnya sampai kepada single pertama Rendy Pandugo yang menjadi ‘jalan’ ke Albumnya ini. Lagu ini bercerita tentang tentang kemarahan terhadap pasangan, dimana ada rasa sakit dan kecewa setelah seseorang yang kita percayai melakukan sebuah kesalahan.

“Ceritanya tentang marah yang udah mentok, terus ujung-ujungnya jadi yang kaya lebih ke nggak peduli gitu loh. Jadi, udah tahap marah maksimal. Kaya lo marah kok sampe udah nggak peduli kan berarti udah maksimal. Semacam itu sih,” tutur Rendy. 

Untuk mengikuti pesan dari lagunya, video klipnya pun dibuat menggambarkan perjalanan seseorang yang berusaha menghilangkan kegundahan hatinya.

4. 7 Days

Lagu 7 Days dianggap sama Rendy sangat mewakili dirinya. Entah itu dari musik atau liriknya, intinya Seven Days terasa sangat spesial baginya. Mungkin karena lagu ini sangat penting dalam karier Rendy. Karena inilah lagu yang dibawakan secara demo live di hadapan para petinggi A&R Sony Music.

Lagu ini ditulis oleh Rendy bersama Leo, ceritanya tentang bagaimana menikmati kebersamaan bersama sang kekasih. Lagu yang awalnya cuma full akustik, diolah lagi oleh produser Harry Sommerdahl dengan sentuhan musik yang akhirnya terdengar lebih modern.

5. Don’t Call Me Baby

Kalau ada mantan yang ngajakin kamu balikan, tapi kamunya udah ngelupain dia, atau bahkan kamu udah gak mau dia ada di hidup kamu. Lagu ini cocok sama keadaan perasaan yang seperti itu. 

Di lagu ini sekilas terdengar seperti lagu-lagunya ‘John Mayer’, yang iramanya lebih santai dan agak groove. Sebenarnya Rendy Pandugo pun mengakui kalau Inspirasi dia adalah John Mayer. Orang – orang pun banyak mengatakan kalau Rendy Pandugo adalah ‘John Mayer’nya Indonesia. 

Ada salah satu komentar unik di kolom komentar youtube pada lagu ini nya “mayer tetap mayer, pandugo tetap pandugo. Mayer lebih idealis, karna dia di akui di kalangan blues. Rendy lebih ke arah ‘pasar’, karna musiknya lebih easy listening di banding sang influencenya” kata pemilik akun Dary Rizqy. Setuju?? 😀

6. Won’t Let Me Down

Seperti judul lagunya, menceritakan tentang hidup yang dijalanin terasa sangat sulit. Tapi di satu sisi masih punya spirit buat gak menyerah, dan percaya kalau semua akan baik-baik saja. Lagu ini didedikasikan Rendy untuk kawan dan orang-orang penting dalam hidupnya.

Lagu ini diracik oleh komposer Swedia, Caesar dan Loui. Disini mereka coba menggabungkan komponen musik elektronik dengan perkusi serta akustik gitar . 

Baca Juga: 10 Versi Cover Terunik Dari Lagu Akad Milik Payung Teduh #Coversaik

10 Versi Cover Terunik Dari Lagu Akad Milik Payung Teduh #Coversaik

7. By My Side

Track ke 7 ada lagu yang Bagi Rendy, adalah lagu yang paling romantis dalam albumnya, judulnya By My Side. Lagu yang mengungkapkan perasaan sayangnya dia kepada orang tercinta. Atau bisa juga sebagai ucapan terima kasih kepada orang tersayang yang membuat seseorang yang tadinya terpuruk akhirnya bisa bangun kembaliBisa terlihat dari bagian lirik “baby you are the light, you are my sunshine, after the dark”.

Kalau kamu mau ngegombal ke pasangan kamu, mungkin bisa nyanyikan lagu ballad romantis yang satu ini.

8. Bad Company

lagu ini adalah lagu yang cukup bersejarah buat Rendy Pandugo. Soalnya, lagu ini menjadi lagu pertama yang dia tulis kembali setelah 5 tahun berhenti menulis lagu. Dan lagu ini tercipta saat Rendy merasa kesepian dan down dalam proses penggarapan materi album The Journey.

“lagu pertama, Bad company, lagu paling jujur yang pernah gw bikin, dan lagu pertama yang ada di album ini. Situasi gw waktu itu kesepian, gak tau harus ngapain, gak tau bikin nada kayak gimana, gak tau konsultasi sama siapa.” Kata Rendy.

9. Steal Away

Selanjutnya di track ke 9 ada Steal Away, Di lagu ini Rendy mengubah citranya di atas panggung. Dia ingin orang-orang lihat sisi lainnya, kalau dirinya bukan cuma sekedar musisi solo yang berkutat dalam dunia akustik.

Rendy mau menunjukkan kalau dirinya juga bisa menciptakan musik dengan genre yang lebih liar. Terdengar dari nuansa yang motown dan sedikit funk. Sehingga mengganti kesan dirinya sebagai seorang yang agak ‘Nakal’.

10. Snap

Selanjutnya ada lagu Snap yang dibuat dengan konsep happy song yang dibalut dengan musik upbeat modern dan kekinian. Singkatnya, lagu ini menceritakan rasa penasaran seseorang yang telah mencuri hatinya saat pertama bertemu.

Uniknya lagu ini terdengar amat dinamis dengan diselipkannya petikan jari dan siulan di beberapa part lagu. Disini juga ada Isyana Sarasvati loh, mengisi sebagai backing vokal di bagian akhir reff. 

11. I Know The Answer

Akhirnya, penutup The Journey dari Rendy Pandugo adalah I Know The Answer. Kata Rendy, lagu ini merupakan perpaduan yang manis antara musik modern dengan balutan vintage era 60-an. Rendy menutup albumnya dengan lagu ballad. Membuat kita bisa mengakhiri albumnya dengan sangat manis.

Itulah makna dibalik ke 11 lagu yang ada di Album perdananya Rendy Pandugo, Dari kesebelas lagu diatas, lagu mana yang kamu suka?? 😀 Album ini gak cuma dirilis di Indonesia loh, tapi 4 negara sekaligus. Selain di Indonesia juga rilis di Singapura, Malaysia dan Filipina.

Albumnya sendiri bisa kamu dengar di beberapa digital streaming seperti Spotify, Deezer atau iTunes. Rendy Pandugo juga menyiapkan Boxset limited Edition buat kamu yang suka karya perdananya! 😀

THE JOURNEY ALBUM BOXSET PRE ORDER BATCH ii. LET'S!

A post shared by Rendy Pandugo (@rendypandugo) on

Mau terus Update perkembangan Musik Indonesia terkini?

Yuk, Gabung ke Komunitas Mousaik! Daftarkan diri kamu dibawah ini.
Jangan lupa juga untuk ikuti Mousaik di Media Sosial untuk mengikuti terus perkembangan musik Di Indonesia! 
Facebook   :  facebook.com/mousaik.id/
Instagram :  instagram.com/mousaik/
Youtube    :  youtube.com/Mousaik
Line            : @Mousaik

Music Video:

Share