Flashback Perjalanan Tulus Hingga Albumnya Memborong 8 Piala Di AMI Awards 2017

Share

Tahun ini menjadi tahunnya Tulus di AMI Awards 2017. Bagaimana tidak, lewat album ketiganya yang bertajuk ‘Monokrom’, dia berhasil membawa pulang banyak piala di berbagai nominasi kategori.

Tapi sebelum membahas kategori apa saja yang berhasil dia dapatkan, mari kita mundur kebelakang sejenak bagaimana perjalanan panjang Tulus dari awal karir hingga akhirnya berhasil meraih kesuksesan besar di AMI Awards 2017.

Muhammad Tulus Rusydi atau sering disapa dengan Tulus, beberapa tahun belakangan ini menjadi penyanyi tanah air yang sangat akrab di telinga kita. Penyanyi kelahiran Bukit Tinggi, Padang, memulai karirnya tepatnya pada tahun 2011 dengan album perdananya yang berjudul Tulus.

Tulus di dalam video klip Sewindu

Dari album pertamanya dengan single andalan berjudul Teman Hidup dan Sewindu, Tulus dianugerahi penghargaan Rookie of The Year (Rolling Stone Indonesia,2013). Tulus mengaku bahwa penghargaan pertamanya ini memberikan banyak pengaruh dalam hidupnya dan tambahan percepatan yang jauh lebih tinggi baik karir maupun kesehariannya.

Tak butuh waktu lama setelah penghargaan pertamanya bagi penyanyi berusia 30 tahun ini untuk melahirkan album keduanya di tahun 2014 yang berjudul Gajah. Yang mana dalam salah satu single nya yang juga berjudul sama, ia menceritakan masa kecilnya.

Album ini juga melahirkan single lain seperti Sepatu dan Jangan Cintai Aku Apa Adanya. Beberapa bulan setelah peluncuran single Sepatu, musisi asal jepang yaitu Hiroaki Kato men-cover lagu ini dalam versi Bahasa jepang yang berjudul Kutsu

Tulus dan Hiroaki Kato

Seperti album sebelumnya, Nasib ‘Gajah’ pun juga menerima beberapa penghargaan seperti Best Album of The Year (Rolling Stones Indonesia, 2014); Top Male Artist 2016 (Spotify; 2016); Menyabet 5 piala di AMI Awards Indonesia, 2015; dan beragam penghargaan dan nominasi lainnya.

Di tahun 2014 penyanyi berbadan tambun dengan suara emas ini mendapatkan kesempatan untuk bekerjasama dengan beberapa brand untuk menciptakan lagu. Seperti lagu Lekas (yang dimasukan ke album monokrom) misalnya yang kemudian menjadi soundtrack film 3 Nafas Likas.

Sedangkan di tahun 2015 ia berkolaborasi dengan RAN berjudul ‘Para Pemenang’ yang kemudian lagunya dijadikan kampanye iklan untuk salah satu brand ternama.

Selang 2 tahun kemudian, Februari 2016 tulus meluncurkan single yang berjudul Pamit yang kemudian menjadi bagian dari album ketiganya yang lahir pada Agustus 2016 bertajuk ‘Monokrom’. Single ‘Pamit’ merupakan salah satu lagu andalan sejak peluncuran. Bahkan hingga saat ini video klip ‘Pamit’ adalah video yang paling banyak dilihat di Youtube dari antara video klip milik Tulus lainnya.

Selain itu, single ‘Pamit’ merupakan satu dari lima lagu hasil kolaborasi dengan 50 musisi The City of Prague Philharmonic di Republik Ceko dan sudah pasti di bawah naungan Tulus Company. Selain itu, single ini sudah berhasil mengantongi penghargaan berupa Best Pop Male Solo Artist (AMI Awards, 2016); Album of The Year (Indonesian Choice Award, 2017); dan Music Video of The Year (Indonesian Choice Award, 2017).

Baca Juga: Cerita Tulus Tentang Perjalanannya Membangun Tulus Company

Seperti bola salju, yang ketika menggelinding terus menerus maka ukurannya semakin membesar. Itulah perumpamaan untuk Tulus, setiap menelurkan Karya terbaru, namanya kian bersinar. Karya yang menginspirasi, lirik yang puitis, judul lagu yang unik, dan musiknya yang dinamis.

Dan Karya yang paling teranyarnya itu dibayar dengan kejayaannya di AMI Awards 2017. Jika AMI Awards 2015 lalu lewat album keduanya ‘Gajah’, Tulus berhasil memenangi 5 Piala dari 7 kategori nominasi. Berselang 2 tahun, di AMI Awards 2017, giliran album ‘Monokrom’ kembali mengalami ‘nasib’ yang sama.

Tulus kembali berhasil meraih penghargaan terbanyak diantara musisi lainnya, sekaligus memboyong dua penghargaan tertinggi pada gelaran AMI ke-20 tersebut. Tulus dan Timnya mendapatkan 8 piala dari 6 Kategori nominasi yang diantaranya: 

  1. Karya Produksi Terbaik – Terbaik
  • Dua piala untuk TULUS dan Ari Renaldi selaku produser
  1. Album Terbaik- Terbaik
  • Dua piala untuk TULUS dan Ari Renaldi selaku produser
  1. Produser Album Rekaman Terbaik
  • Satu piala untuk TulusCompany – Ari Renaldi
  1. Artis Solo/R&B/Urban Terbaik
  • Satu piala untuk TULUS
  1. Album Soul/R&B/Urban Terbaik
  • Satu piala untuk TULUS.
  1. Tim Produksi Suara Terbaik
  • Satu piala untuk Ari Renaldi karya TULUS – “Monokrom”

“Lembaran foto hitam putih, aku coba ingat lagi warna bajumu kala itu. Kali pertama di hidupku, manusia lain memelukku.”. Dari lirik yang jadi bagian Album Monokrom, semalam, saya, dan produser saya memeluk 8 piala penghargaan Anugerah Musik Indonesia 2017. 8 piala ini adalah penghargaan untuk 6 nominasi. Termasuk di dalamnya penghargaan Album Terbaik, dan Tata Suara Terbaik. • Album Monokrom, adalah isi hati saya tentang betapa besarnya rasa syukur, dan terima kasih saya atas jalan dan apresiasi serta dukungan dari banyak jiwa yang membuat saya terus berani hidup, dan bermimpi. Terima kasih banyak untuk dukungan teman semua. Penghargaan ini saya wakili penerimaannya, kamu yang sedang baca tulisan ini, adalah bagian penting dari piala-piala ini. Kamu, terima kasih banyak. • #AlbumMonokromTULUS

A post shared by Tulus (@tulusm) on

“Lembaran foto hitam putih, aku coba ingat lagi warna bajumu kala itu. Kali pertama di hidupku, manusia lain memelukku.”. Dari lirik yang jadi bagian Album Monokrom, semalam, saya, dan produser saya memeluk 8 piala penghargaan Anugerah Musik Indonesia 2017. 8 piala ini adalah penghargaan untuk 6 nominasi. Termasuk di dalamnya penghargaan Album Terbaik, dan Tata Suara Terbaik.

“Album Monokrom, adalah isi hati saya tentang betapa besarnya rasa syukur, dan terima kasih saya atas jalan dan apresiasi serta dukungan dari banyak jiwa yang membuat saya terus berani hidup, dan bermimpi. Terima kasih banyak untuk dukungan teman semua. Penghargaan ini saya wakili penerimaannya, kamu yang sedang baca tulisan ini, adalah bagian penting dari piala-piala ini. Kamu, terima kasih banyak.” Kata Tulus lewat Caption Instagramnya.

Sekali lagi selamat untuk Tulus, Ari Renaldi sebagai produser, dan Tulus Company atas pencapaian luar biasanya di AMI Awards 2017. Jika lagu ditulis dari hati, maka akan didengar dan diterima oleh hati juga. 🙂

Penulis: Farah Dwiba

Baca Juga: Selain Hanin Dhiya Dan Tulus, Inilah Musisi Yang Merilis Video Klip Terbarunya Di Bulan Oktober 2017!

Inilah Musisi Yang Merilis Video Klip Terbarunya Di Bulan Oktober 2017!

Mau terus Update perkembangan Musik Indonesia terkini?

Yuk, Gabung ke Komunitas Mousaik! Daftarkan diri kamu dibawah ini.
Jangan lupa juga untuk ikuti Mousaik di Media Sosial untuk mengikuti terus perkembangan musik Di Indonesia! 
Facebook   :  facebook.com/mousaik.id/
Instagram :  instagram.com/mousaik/
Youtube    :  youtube.com/Mousaik
Line            : @Mousaik
Share