The Sounds Project Vol. 3, Diferent Music Equates Us!

Share

Festival musik The Sounds Project Vol. 3 yang terlaksana di tanggal 24 Februari 2018 di Kuningan City menghasilkan keseruan malam minggu yang sangat spesial buat para penonton yang hadir! Terjual habisnya seluruh tiket, ditambah lagi dengan banyaknya permintaan massa agar diadakan penjualan tiket on the spot, The Sounds Project Vol. 3 yang diproduksi oleh teman-teman MG dan FCS ini telah terbukti mampu mencuri perhatian para pecinta musik di ibukota dengan sukses.

Dengan tema musik yang kali ini lebih mengarah ke jalur pop, 16 musisi Indonesia terbagi ke dalam dua panggung yang berada di area parkir P6 dan Ballroom P7 Kuningan City Jakarta. Keberagaman aliran musik yang disajikan, sangatlah cukup menjadi senjata utama dalam menyetarakan status para penonton yang hadir sebagai sesama pecinta musik.

Di depan kedua panggung The Sounds Project Vol. 3 seluruh pengunjung dari berbagai kalangan, status sosial, ekonomi, suku, agama, usia, semua melebur menjadi satu paduan suara dadakan mengiring apresiasi dari masing-masing individu terhadap para musisi yang tampil pada malam itu!

Ke 16 musisi yang menemani malam minggu audience The Sounds Project Vol. 3 pada malam itu adalah Barasuara, Efek Rumah Kaca, Stars And Rabbit, Float, Naig, Kahitna, The Adams, Elephant Kind, Diskopantera, The Upstairs, Endah N Rhesa, Vira Talisa, Anomalyst, The Melodrama, serta duet spesial antar generasi Fariz RM dan Diskoria.

Penampilan spesial juga tersaji saat Efek Rumah Kaca menjadi salah satu pengisi acara The Sounds Project Vol. 3, karena ini pertama kalinya mereka tampil full team setelah beberapa waktu vakum. 

Baca Juga: Efek Rumah Kaca Memberikan ‘Sebelah Mata’ Mereka Kepada Novel Baswedan

Di tahun ini, unsur edukasi juga ditambahkan ke dalam rangkaian acara, lewat Music Talks, disini pengunjung berbincang-bincang dengan leluasa bersama narasumber yang sudah malang melintang di dunia industri musik. Ada dua tema yang dibahas pada waktu itu, yaitu “Ketika Hidup Adalah Konser” bersama David Karto (Festival Director Synchronize Festival) dan Adib Hidayat (Jurnalis dan Pengamat Musik), selain itu ada “Take Control Without Controlling” bersama Rizky Aulia (Manager Barasuara) dan Rendy Kopay (Rei Project Management) yang membahas tetang manageral band atau musisi.

Untuk memberikan aroma fstival yang lebih kental lagi, The Sounds Project Vol. 3 juga menggelar movie area yang terletak di area P7. Terdapat 12 film pendek indie yang ditayangkan dari magrib hingga malam. Film-film yang terpilih ini merupakan buah produksi mahasiswa-mahasiswa Indonesia dari berbagai kampus.

Sebuah suguhan yang sangat lengkap melewati malam minggu di The Sounds Project Vol. 3. Buat kamu yang belum bisa hadir, semoga bisa datang ke The Sounds Project Volume selanjutnya!

 

Mau terus Update perkembangan Musik Indonesia terkini?

Yuk, Gabung ke Komunitas Mousaik! Daftarkan diri kamu dibawah ini.
Jangan lupa juga untuk ikuti Mousaik di Media Sosial untuk mengikuti terus perkembangan musik Di Indonesia! 
Facebook   :  facebook.com/mousaik.id/
Instagram :  instagram.com/mousaik/
Youtube    :  youtube.com/Mousaik
Line            : @Mousaik

Music Video:

Share